clock December 24,2023
Pembangunan RSIA Indonesia di Gaza: Harapan Baru untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Pembangunan RSIA Indonesia di Gaza: Harapan Baru untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Indonesia di Jalur Gaza, Palestina, akan segera dimulai setelah akses ke Gaza dibuka untuk bantuan internasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Aqsa Working Group (AWG), sebuah lembaga kemanusiaan yang berfokus pada Palestina, seperti dilaporkan oleh ANTARA pada Senin (1/12/2025). Ketua Penyelenggara Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2025, Nur Hadis, menyatakan, "Begitu Gaza dibuka dan kami bisa masuk, Insya Allah pembangunan RSIA Indonesia langsung dimulai," saat berbicara di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (30/11/2025).


Tim pendahulu yang dikirim ke Mesir dan Yordania telah menyelesaikan tahap pra-konstruksi, termasuk survei pemasok material dan penjajakan kerja sama dengan penyedia kebutuhan bangunan. Tim ahli ini juga menjaga koordinasi rutin dengan para pemasok untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pembangunan ketika akses ke Gaza dibuka. Nur Hadis menjelaskan bahwa tim di lapangan telah berusaha memasuki Gaza dari Mesir dan Yordania, namun upaya tersebut belum berhasil karena adanya pembatasan akses.


Dalam pernyataan terpisah, Ketua Maemuna Center Indonesia, Onny Firyanti Hamidy, menegaskan bahwa tim pendahulu berangkat pada pertengahan 2025 untuk melakukan survei material dan alat kesehatan. "Pada Juli hingga Agustus 2025, tim melakukan perjalanan ke Mesir dan Yordania untuk meninjau pemasok alat kesehatan dan material bangunan," ungkapnya saat melaporkan perkembangan BSP 2025.


Onny menjelaskan bahwa otoritas Palestina telah menghibahkan lahan seluas 6.000 meter persegi di Gaza Utara untuk pembangunan RSIA tersebut pada awal tahun ini. Ia menambahkan bahwa Kementerian Kesehatan Palestina telah memberikan izin agar konstruksi RSIA yang diinisiasi oleh Maemuna Center Indonesia bersama AWG dapat dimulai segera setelah akses dibuka. Onny mengapresiasi semua pihak yang mendukung proyek tersebut dan menegaskan komitmen untuk mengawal pembangunan RSIA secara amanah, transparan, dan berkelanjutan.


Menurut rencana awal yang dipaparkan oleh AWG dan Maemuna Center, RSIA Indonesia akan memiliki 100 tempat tidur serta fasilitas gawat darurat, ICU, persalinan, bedah, rawat jalan, dan laboratorium. Total biaya pembangunan diperkirakan mencapai Rp 402 miliar, dengan pengerjaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi keamanan dan akses masuk ke Gaza.


Pembangunan RSIA Indonesia di Gaza diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut. Namun, tantangan akses dan kondisi keamanan tetap menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan proyek ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan koordinasi yang baik, diharapkan pembangunan RSIA dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gaza.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories