clock December 24,2023
Sayang Dibuang, Mahal Diperbaiki: Alasan Masyarakat Menimbun Barang

Sayang Dibuang, Mahal Diperbaiki: Alasan Masyarakat Menimbun Barang

Fenomena menimbun barang atau menyimpan benda-benda yang sudah tidak terpakai menjadi tren perilaku yang semakin banyak ditemui di tengah masyarakat perkotaan. Berdasarkan pengamatan di wilayah Megapolitan, banyak warga memilih untuk menyimpan barang lama dengan alasan nilai emosional ("sayang jika dibuang") serta pertimbangan ekonomi yang pragmatis. Tingginya biaya perbaikan atau servis untuk barang-barang elektronik dan furnitur sering kali dianggap tidak sebanding dengan harga beli baru, namun membuangnya pun dirasa sebagai sebuah pemborosan.


Psikolog dan pengamat sosial melihat bahwa perilaku ini kerap berakar dari ketidakpastian ekonomi atau kenangan masa lalu yang melekat pada benda tersebut. Banyak orang merasa bahwa suatu saat barang tersebut mungkin akan dibutuhkan kembali atau bisa dimodifikasi (upcycle), meskipun pada kenyataannya barang-barang tersebut hanya berakhir menjadi tumpukan yang memenuhi sudut rumah. Kondisi ini jika tidak dikelola dengan baik dapat mengarah pada perilaku hoarding yang tidak hanya mengganggu estetika hunian, tetapi juga berpotensi menjadi sarang penyakit dan risiko kebakaran.


Selain faktor personal, minimnya sistem pengelolaan sampah besar (seperti kasur, lemari, atau kulkas rusak) di lingkungan pemukiman membuat warga kebingungan untuk membuang barang tersebut secara layak. Akibatnya, menimbun di gudang atau halaman rumah menjadi pilihan paling mudah. Pemerintah daerah dan komunitas lingkungan kini mulai mendorong program pemilahan barang bekas dan penyediaan layanan jemput sampah besar guna mengedukasi warga agar lebih bijak dalam mengelola kepemilikan barang.


Kebiasaan menimbun barang di masyarakat sering kali dipicu oleh dilema antara rasa sayang untuk membuang dan mahalnya biaya reparasi. Diperlukan edukasi mengenai gaya hidup minimalis serta penyediaan fasilitas pembuangan barang sisa konsumsi yang lebih memadai untuk membantu warga melepaskan barang-barang yang sudah tidak berfungsi demi lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan lega.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories