clock December 24,2023
Pencurian Spesialis Pameran, Koleksi Batik Senilai Miliaran Rupiah Raib di JICC

Pencurian Spesialis Pameran, Koleksi Batik Senilai Miliaran Rupiah Raib di JICC

Aksi pencurian besar melanda area pameran di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, di mana sekelompok maling spesialis pameran berhasil menggasak kain dan baju batik tulis yang diperkirakan bernilai miliaran rupiah. Peristiwa ini terungkap setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan para pelaku membawa kabur barang-barang tersebut sebelum acara pameran resmi dimulai. Berdasarkan penyelidikan, aksi pencurian dilakukan secara manual pada malam hari sebelum pembukaan acara. Para pelaku memindahkan barang-barang dari stan sasaran ke kendaraan yang telah disiapkan. Rekaman CCTV menunjukkan bahwa aksi tersebut tampak telah direncanakan dengan matang, memanfaatkan situasi saat area pameran masih sepi dari aktivitas pengunjung. Pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi dan menangkap tiga orang pelaku yang terlibat dalam pencurian ini. Penangkapan dilakukan pada Kamis, 12 Februari 2026, sekitar pukul 02.00 WIB di lokasi yang berbeda-beda. Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita dua kontainer berisi baju dan kain batik tulis hasil curian, tiga unit ponsel, serta satu unit mobil Toyota Calya yang digunakan sebagai sarana transportasi saat beraksi. Motif di balik pencurian ini diketahui murni karena alasan ekonomi. Para pelaku berencana menjual kembali batik-batik mahal tersebut secara langsung maupun melalui penampung barang curian. Salah satu pelaku berinisial LD diduga memiliki pengetahuan di bidang tekstil, sehingga mampu menentukan target barang yang bernilai tinggi. Diketahui pula bahwa komplotan ini merupakan spesialis yang sebelumnya pernah melakukan aksi serupa di lokasi pameran lainnya dengan modus mengincar stan yang kurang pengawasan. Saat ini, ketiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dengan pemberatan. Mereka dijerat dengan Pasal 477 KUHP atas perbuatan tersebut, sementara polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan penampung yang lebih luas.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories