clock December 24,2023
Menag Klaim Angka Perceraian Turun: Data dari 2018 hingga 2024

Menag Klaim Angka Perceraian Turun: Data dari 2018 hingga 2024

Menteri Agama Indonesia mengklaim bahwa angka perceraian di Indonesia mengalami penurunan signifikan sejak tahun 2018 hingga 2024. Klaim ini didasarkan pada data yang dikumpulkan oleh Kementerian Agama, yang menunjukkan tren penurunan dalam jumlah kasus perceraian yang tercatat di berbagai wilayah di Indonesia.


Menurut Menteri Agama, penurunan angka perceraian ini tidak lepas dari berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat institusi pernikahan. Program-program konseling pernikahan, peningkatan kesadaran akan pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, serta dukungan dari lembaga keagamaan disebut-sebut sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan ini.


Data yang dirilis oleh Kementerian Agama menunjukkan bahwa sejak tahun 2018, angka perceraian mengalami penurunan bertahap setiap tahunnya. Pada tahun 2018, tercatat sejumlah kasus perceraian yang cukup tinggi, namun angka tersebut terus menurun hingga tahun 2024. Penurunan ini dianggap sebagai indikator positif dari upaya yang dilakukan untuk menjaga keutuhan rumah tangga di Indonesia.


Lembaga keagamaan di Indonesia memainkan peran penting dalam mendukung penurunan angka perceraian. Melalui berbagai program bimbingan dan konseling, pasangan suami istri diberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Selain itu, konseling pernikahan juga menjadi salah satu layanan yang semakin banyak diakses oleh pasangan yang menghadapi masalah dalam pernikahan mereka.


Meskipun angka perceraian menunjukkan tren penurunan, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Beberapa di antaranya adalah masalah ekonomi, perselingkuhan, dan kurangnya komunikasi yang efektif antara pasangan. Menteri Agama menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat untuk terus mengatasi tantangan-tantangan ini.


Dengan adanya penurunan angka perceraian, diharapkan ke depan semakin banyak pasangan yang dapat mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka. Menteri Agama berharap bahwa program-program yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan dan diperluas jangkauannya, sehingga lebih banyak pasangan yang dapat merasakan manfaatnya.


Penurunan angka perceraian di Indonesia dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan hasil positif dari berbagai upaya yang dilakukan untuk memperkuat institusi pernikahan. Dengan dukungan dari pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, diharapkan tren ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kehidupan keluarga di Indonesia. Tantangan yang ada harus terus diatasi agar angka perceraian dapat ditekan lebih jauh di masa mendatang.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories