clock December 24,2023
BMKG Diminta Akses Data Sungai dari Malaysia untuk Mitigasi Banjir di Kalimantan

BMKG Diminta Akses Data Sungai dari Malaysia untuk Mitigasi Banjir di Kalimantan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia telah mengajukan permintaan kepada pemerintah Malaysia untuk mendapatkan akses data sungai yang melintasi kedua negara. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas mitigasi banjir di wilayah Kalimantan, yang sering kali terdampak oleh curah hujan tinggi dan aliran sungai dari negara tetangga.


Data sungai yang akurat dan terkini sangat penting dalam upaya mitigasi banjir. Dengan memiliki akses terhadap data tersebut, BMKG dapat memprediksi potensi banjir dengan lebih tepat dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat. "Data sungai dari Malaysia akan membantu kami dalam memantau dan menganalisis aliran air yang dapat mempengaruhi wilayah Kalimantan," ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.


Kerjasama lintas batas antara Indonesia dan Malaysia dalam penanganan banjir menjadi semakin penting mengingat dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Kedua negara diharapkan dapat saling berbagi informasi dan teknologi untuk mengurangi risiko bencana. "Kami berharap dapat menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Malaysia dalam hal pertukaran data dan teknologi mitigasi banjir," tambah Dwikorita.


Meskipun permintaan akses data ini merupakan langkah positif, terdapat tantangan dalam implementasinya. Salah satu tantangan utama adalah perbedaan kebijakan dan regulasi antara kedua negara terkait pertukaran data. "Kami perlu memastikan bahwa kerjasama ini sesuai dengan peraturan internasional dan menghormati kedaulatan masing-masing negara," jelas Dwikorita.


Untuk merealisasikan akses data sungai dari Malaysia, BMKG memerlukan dukungan dari pemerintah Indonesia dan masyarakat. Dukungan ini penting untuk memperkuat posisi negosiasi dan memastikan bahwa kerjasama ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi kedua negara. "Kami berharap pemerintah dan masyarakat dapat mendukung upaya ini demi keselamatan dan kesejahteraan bersama," kata Dwikorita.


Dengan adanya akses data sungai dari Malaysia, diharapkan mitigasi banjir di Kalimantan dapat dilakukan dengan lebih efektif. Peringatan dini yang lebih akurat dapat membantu masyarakat mempersiapkan diri dan mengurangi dampak bencana. Selain itu, kerjasama ini juga dapat meningkatkan kapasitas BMKG dalam memprediksi dan menangani bencana alam di masa depan.


BMKG berharap kerjasama dengan Malaysia dalam hal akses data sungai dapat menjadi langkah awal menuju kerjasama yang lebih luas di bidang mitigasi bencana. "Kami ingin melihat kerjasama ini berkembang dan mencakup berbagai aspek lain yang dapat meningkatkan ketahanan bencana di kedua negara," ujar Dwikorita. Dengan kerjasama yang berkelanjutan, diharapkan Indonesia dan Malaysia dapat bersama-sama menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana alam.


Permintaan BMKG untuk mengakses data sungai dari Malaysia merupakan langkah strategis dalam upaya mitigasi banjir di Kalimantan. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan kerjasama ini dapat terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi kedua negara. Peningkatan kapasitas mitigasi bencana diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap terhadap situasi darurat.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories