Aksi kriminalitas yang menimpa pasangan suami istri di Bekasi kini memasuki babak baru dalam proses penyelidikannya. Guna mempercepat penangkapan para pelaku yang bertindak keji, pihak kepolisian menurunkan unit K-9 atau anjing pelacak ke lokasi kejadian untuk mengendus jejak pelarian para perampok tersebut.
Langkah ini diambil menyusul insiden perampokan yang tergolong sadis, di mana para pelaku tidak hanya mengincar harta benda, tetapi juga melukai korbannya. Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas memfokuskan anjing pelacak untuk menyisir sisa-sisa aroma atau benda yang ditinggalkan pelaku guna mengetahui arah pelarian mereka setelah melakukan aksinya.
Berdasarkan keterangan di lapangan, penggunaan bantuan anjing pelacak diharapkan dapat memberikan petunjuk krusial yang mungkin tidak tertangkap oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar pemukiman. Aroma yang dideteksi dari titik-titik tertentu di sekitar rumah korban diharapkan mampu menuntun polisi ke tempat persembunyian atau jalur utama yang dilalui pelaku.
Hingga saat ini, polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti pendukung dan memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar lokasi. Kondisi korban yang mengalami luka-luka masih dalam penanganan medis, sementara pengamanan di wilayah tersebut ditingkatkan untuk memberikan rasa aman kepada warga sekitar.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan meminta masyarakat yang melihat hal mencurigakan pada saat kejadian untuk segera melapor. Fokus utama saat ini adalah mengidentifikasi identitas para pelaku berdasarkan petunjuk lapangan yang ditemukan oleh tim K-9 dan penyidik.
Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?
redaktur