clock December 24,2023
Program SMK Go Global: Peluang Kerja Tanpa Batas Usia di Pasar Internasional

Program SMK Go Global: Peluang Kerja Tanpa Batas Usia di Pasar Internasional

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, yang lebih dikenal dengan sebutan Cak Imin, menegaskan bahwa program kerja ke luar negeri melalui "SMK Go Global" terbuka untuk semua kalangan tanpa batasan usia. "Enggak ada batasan usia, enggak ada batasnya, semua bisa ikut," ujar Cak Imin di Kantor Kemenko PM, Selasa (18/11/2025).


Bagi lulusan SMK dan SMA yang berminat mengikuti program ini, mereka diharuskan menyesuaikan kemampuan sesuai dengan kebutuhan pasar luar negeri. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan bantuan pelatihan keterampilan serta bahasa kepada para calon pekerja migran. "Tentu paling pokok adalah skillnya. Jurusan-jurusannya yang diminati di sana, lulusannya menyesuaikan dengan apa yang di sana, kedua bahasa, kami akan subsidi dua itu," jelas Cak Imin.


Proses pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan profesi masing-masing. Ada pelatihan yang berlangsung hanya sebulan, namun ada juga yang memakan waktu hingga empat bulan. "Beda-beda (proses pelatihan), kalau hospitality cepat, dua bulan selesai. Tapi kalau welder (las) bisa empat bulan," tambahnya.


KP2MI akan memberikan pembelajaran untuk menunjang kompetensi bahasa yang menjadi syarat minimum untuk mendaftar. "Misalnya kalau ke Jepang, kelas migran SMK jurusan kelas ke Jepang kelas 1 sudah mengadopsi bahasa Jepang N4 misalnya gitu. N4 itu prasyarat kompetensi bekerja di Jepang," ungkap Cak Imin.


Sejauh ini, negara-negara favorit yang menjadi tujuan pekerja migran masih ditempati oleh Jepang, Korea, Jerman, Hongkong, Taiwan, dan Turki. Cak Imin menyebutkan bahwa negara-negara tersebut memiliki permintaan tinggi terhadap tenaga kerja dari Indonesia.


Untuk jurusan lulusan yang dibutuhkan, pemerintah menyesuaikannya dengan kebutuhan pasar luar negeri. "Yang paling dominan adalah welder, hospitality, sama caregiver, perawat. Keperawatan. Sambil banyak, nanti ada kontraktor, ada gedung-gedung apa namanya, bangunan, konstruksi," terangnya.


Program SMK Go Global ini diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi lulusan SMK dan SMA di pasar internasional, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global. Dengan dukungan pelatihan dan pembelajaran bahasa yang memadai, pemerintah optimis program ini akan berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi perekonomian nasional.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories