Dalam upaya pemulihan pascabencana, pemerintah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 72,75 miliar yang ditujukan khusus untuk pengadaan hewan ternak sapi. Dana bantuan ini dialokasikan bagi 19 kabupaten dan kota yang tersebar di wilayah Sumatera guna membangkitkan kembali sektor peternakan yang terdampak. Penyaluran dana ini dimaksudkan agar masyarakat di daerah-daerah tersebut dapat memulai kembali aktivitas ekonomi mereka, khususnya di bidang pembibitan dan penggemukan sapi. Setiap daerah akan menerima porsi anggaran yang telah disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan skala dampak bencana yang dialami di masing-masing lokasi. Program ini diharapkan tidak hanya sekadar memberikan bantuan modal, tetapi juga menjadi stimulan bagi kedaulatan pangan di wilayah Sumatera. Dengan adanya pengadaan sapi dalam jumlah besar, populasi ternak diharapkan kembali stabil dan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi daging masyarakat setempat secara mandiri. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat proses rehabilitasi ekonomi daerah. Selain perbaikan infrastruktur, pemulihan aset produktif milik warga seperti hewan ternak dianggap sebagai prioritas utama agar roda perekonomian di tingkat desa dapat segera berputar kembali secara normal.
Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?
redaktur